BERSALIN PATOLOGIS
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN
Ny. S Umur 22 Tahun G1 P0 A0 Ah0
Umur Kehamilan 40 Minggu - hari
Dengan Laserasi Perineum
DI BPM
Yang membuat,
…………………………………
Mengetahui,
CI Lahan Praktek, CI Akademik,
……………………….. …………………..
TAHUN AKADEMIK
2010-2011
BERSALIN PATOLOGIS
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN
Ny. S Umur 22 Tahun G1 P0 A0 Ah0
Umur Kehamilan 40 Minggu - hari
Dengan Laserasi Perineum
DI BPM
NO.REGISTER :………………………………………
Tempat / Ruang : Ruang bersalin
Tgl.Masuk : 23 Agustus 2013 Pukul : 16.00WIB
Tgl.Pengkajian : 23
Agustus 2013 Pukul : 16.00WIB
I.
PENGKAJIAN
A.
IDENTITAS
Nama Ibu :
Ny. S Nama Suami : Tn. W
Umur :
22 th Umur : 25 th
Suku/Kebangsaan :
Jawa / Indonesia Suku/Kebangsaan : Jawa / Indonesia
Agama : Islam Agama
: Islam
Pendidikan : SMP Pendidikan
: SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan
: Buruh
Alamat Rumah : Sambirata Alamat
Rumah : Sambirata
Cilongok Cilongok
Telp : -
Telp :
-
B.
ANAMNESA
(DATA SUBYEKTIF)
1.
Alasan utama masuk kamar bersalin : Ibu mengatakan
merasakan ada tanda-tanda persalinan.
2.
Keluhan Utama : Ibu mengatakan perut ibu kenceng-kenceng
teratur sejak pagi tanggal 23 Agustus 2013 jam 14.00 WIB, tidak hilang jika
istirahat dan mengeluarkan lendir darah dari jalan lahir.
3.
Riwayat
menstruasi
Menarche
: 14 tahun Banyak : 3x ganti pembalut/ hari
Siklus
: 28 hari Lama : 5-7 hari
Disminore
: tidak disminore Teratur /tidak :
teratur
Sifat
darah : cair, tidak ada gumpalan
4. Riwayat kesehatan ibu dan keluarga
a. Riwayat kesehatan ibu sekarang :
Penyakit Jantung : tidak
ada
Penyakit
Ginjal : tidak ada
Asma/TBC paru : tidak
ada
Hepatitis : tidak ada
D.M : tidak ada
Hipertensi : tidak ada
Epilepsi : tidak ada
Malaria : tidak ada
Infeksi menular seksual (IMS) : tidak ada
HIV/AIDS : tidak ada
Lain-lain : tidak ada
b. Riwayat kesehatan ibu dahulu :
Penyakit Jantung : tidak ada
Penyakit Ginjal : tidak ada
Asma/TBC paru : tidak ada
Hepatitis : tidak ada
D.M : tidak ada
Hipertensi : tidak ada
Epilepsi : tidak ada
Malaria : tidak ada
Infeksi menular seksual (IMS): tidak ada
HIV/AIDS : tidak ada
Lain-lain : tidak ada
c. Riwayat kesehatan keluarga :
Penyakit Jantung : tidak ada
Penyakit Ginjal : tidak ada
Asma/TBC paru : tidak ada
Hepatitis : tidak ada
D.M : tidak ada
Hipertensi : tidak ada
Epilepsi : tidak ada
Kehamilan kembar : tidak ada
Lain-lain : tidak ada
5.
Riwayat perkawinan
Status perkawinan : syah kawin
: 1 kali
Kawin ke I :
umur 21tahun, dengan suami umur : 24tahun
Lamanya 1tahun, anak : - orang
Kawin ke II :
-
6.
Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu .
Hamil KE
|
Usia
Kehamilan
|
Jenis
Persalinan
|
Tempat
persalinan
|
Komplikasi
|
Penolong
|
Bayi
|
Umur
anak
|
Nifas
|
|||
|
Ibu
|
bayi
|
PB/BB
|
JK
|
|
Masalah
|
Lactasi
|
||||
|
aterm
|
Kehamilan
ini
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.
Riwayat kehamilan sekarang
HPHT : 16-11-2012 TP/HPL
: 23-8-2013
Umur kehamilan : 40 minggu
ANC : teratur / tidak*, frekuensi : 8 X di BPM
Keluhan –keluhan
pada trimester I : mual,
muntah, pusing
Trimester II : tidak ada
Trimester III : tidak ada
8.
Riwayat Immunisasi : TT 1 dilakukan capeng
TT 2 dilakukan pada kehamilan TM I
TT 3 dilakukan pada kehamilan TM II
TT 4 dilakukan pada kehamilan TM III
TT 5 tidak ada
9.
Riwayat Keluarga Berencana (KB)
No
|
Alat/cara
|
Pasang/mulai
|
Lepas/stop
|
|||
Tgl/Bln/Th
|
oleh
|
Tgl/Bln/Th
|
oleh
|
Alasan
|
||
1.
|
Rencana KB setelah melahirkan
menggunakan KB suntik 3bln
|
|
|
|
|
|
10.
Pola Kebutuhan Sehari-hari :
a. Makanan dan minuman
terakhir, pukul 17.00 WIB
Jenis makanan : nasi, sayur porsi: 1 piring
b.
Eliminasi
Buang
air besar terakhir pukul 08.00 WIB
Buang
air kecil terakhir pukul 16.00 WIB
c.
Pola Istirahat
Tidur
: siang 2 jam, malam 8 jam
Istirahat terakhir 7 Jam
11.
Riwayat
Psikososial kultural dan spiritual :
Pengetahuan
Ibu tentang tanda-tanda persalinan: :
ibu mengatakan sudah mengetahui tanda-tanda persalinan, seperti perut terasa
kenceng- kenceng teratur, dan keluar lender darah dari jalan lahir.
Persiapan
persalinan : ibu menyatakan sudah mempersiapkan persalinan, seperti: baju bayi,
baju ibu, perlengkapan bayi dan biaya persalinan.
Tanggapan
ibu dan keluarga terhadap kehamilannya : ibu mengatakan senang terhadap
kehamilannya.
Kekhawatiran
khusus : Ibu mengatakan cemas akan persalinan ini.
Pengambil
keputusan : Ibu mengatakan pengambilan keputusan adalah suami.
C.
PEMERIKSAAN
FISIK ( DATA OBYEKTIF )
1.
Pemeriksaan
Umum :
a.
Keadaan
Umum : Baik
Kesadaran
: Stabil
Keadaan Emosional : Compos mentis
Tanda-tanda Vital
Tekanan
Darah : 100/70 mmHg Nadi : 80 X / mnt
Pernafasan
: 20 X /mnt Suhu tubuh : 36,5 0 C
LILA :
25cm
Tinggi badan :
157 cm Berat Badan : 62 Kg
b.
Pemeriksaan fisik ( head to toe )
Kepala
Muka/wajah : tidak odema
Lain-lain : tidak ada
Mata
Kelopak mata :
tidak odema
Konjungtiva :
merah muda
Sklera : putih
Lain-lain :
tidak ada
Hidung
Secret/serumen : tidak ada
Polip : tidak ada
Lain-lain : tidak ada
Telinga
Secret/serumen : tidak ada
Polip : tidak ada
Lain-lain : tidak ada
Mulut
Bibir :
tidak pucat, tidak kering
Gigi : tidak ada caries, tidak
berlubang
Lain-lain :
tidak ada
Leher
Kelenjar
thyroid : tidak ada pembengkakan
Kelenjar
getah bening : tidak ada pembengkakan
Lain-lain : tidak ada
Dada
: simetris, tidak ada tarikan dinding dada ke dalam
Payudara :
pembesaran : ada
Putting
susu :
menonjol
Simetris : iya, simetris
Benjolan : tidak ada
Pengeluaran
: ada (colostrums)
Areola : hiperpigmentasi
Rasa
nyeri : tidak ada
Lain-lain
: tidak ada
Abdomen
§ Pembesaran :
ada
§ Benjolan abnormal :
tidak ada
§ Bekas Luka operasi :
tidak ada
§ Kandung kemih :
kosong
§ Striae gravidarum : ada
§ Linea gravidarum : ada
§ Gerakan janin :
tidak ada
Palpasi Uterus
Leopold
I : TFU :
3 jari diats px, teraba bagian agak bulat, lunak, dan tidak melenting (bokong).
Leopold
II : Kanan teraba bagian kecil-kecil
janin dan ada ruang-ruang kosong.
Kiri teraba
1 bagian panjang datar, seperti papan dan ada tahanan (punggung).
Leopold
III : teraba 1 bagian bulat, keras,
melenting dan sudah tidak dapat digoyang.
Leopold
IV : Divergen (kepala sudah masuk PAP)
TFU : 31 cm
Taksiran Berat
Janin : 31cm- 11cmx(155) = 3410 gram
Penurunan bagian terendah (perlimaan) : 3/5
Auskultasi :
Denyut
jantung janin : teratur
Frekuensi
: bersih
Punctum
maximum : sebelah kiri atas perut ibu
Ano-Genital (inspeksi)
Perinium : tidak ada luka
Vulva
Vagina : tidak ada kemerahan
Tanda
Chadwick : ada
Pengeluaran
: ada, lender darah warna :
merah
Anus :
Hemoroid : tidak ada
Varises
dan odema: tidak ada
Lain-lain : tidak ada
Posisi
tulang belakang : lordosis
gravidarum
Exstremitas atas : Oedema : tidak ada
Kebersihan: bersih
Warna jari dan kuku : tidak pucat
Turgor :
baik
Kekakuan otot dan sendi : tidak
ada
Kemerahan : tidak ada
Lain-lain : tidak ada
Exstremitas bawah : Oedema : tidak ada
Kebersihan : bersih
Warna jari dan kuku : tidak pucat
Turgor :
baik
Kekakuan otot dan sendi : tidak
ada
Kemerahan : tidak ada
Varises : tidak ada
Refleks patella : kanan + kiri +
Lain-lain : tidak ada
2.
Pemeriksaan Khusus
Pemeriksaan Dalam
Dilakukan oleh : Bidan pada
pukul 16.00 WIB
Atas indikasi :
untuk memastikan ibu dalam kala persalinan.
Dinding Vaginam : tenang
Pembukaan servix :
4 cm
Posisi Portio
: UUK
Konsistensi : lunak, mendatar, tipis
Selaput ketuban : utuh (+)
Presentasi fetus
: kepala
Titik penunjuk
: belakang kepala(UUK) Posisi
penunjuk : 03.00
Penurunan Bagian terendah : Hodge II
3. Pemeriksaan Penunjang.
Tanggal:
tidak dilakukan pukul:
- WIB
1. Pemeriksaan Laboratorium
(hasil dan nilai normal)
2. Darah : tidak
dilakukan
3. Urine : tidak
dilakukan
4. USG : tidak dilakukan
5. Rotgen : tidak
dilakukan
6. Therapy yang sudah
diberikan : tidak ada
7. Lain-lain : tidak ada
II.
INTERPRESTASI
DATA :
Diagnosa : Ny. S umur 22 tahun G1 P0
A0 AH0 umur kehamilan 40 minggu janin tunggal hidup intrauterine, presentasi
kepala, inpartu kala I fase aktif.
Data
dasar :
DS :
·
Ibu mengatakan
bernama Ny. S
·
Ibu mengatakan
berumur 22 tahun
·
Ibu mengatakan
ini kehamilan yang pertama
·
Ibu mengatakan
belum pernah keguguran
·
Ibu mengatakan
hari Haid terakhir tanggal 16-11-2012
·
Ibu mengatakan
perutnya kenceng-kenceng dan mengeluarkan lender darah dari jalan lahir sejak
tadi siang tanggal 23 Agustus 2013 jam 14.00 WIB
DO :
·
Keadaan umun : baik
·
Keadaan
emosional : stabil
·
Kedaran : compos mentis
·
TTV : TD :100/70 mmHg
N : 80 x/menit
R : 25 x/menit
S : 36,5 0 C
·
Px fisik :
keadaan umum ibu dan janin dalam keadaan normal
·
Inspeksi :
Keluar cairan melalui jalan lahir (lendir darah)
·
Palpasi uterus :
Lepoid I :
TFU : 3 jari dibawah px, teraba 1 bagian agak bulat, lunak dan tidak melenting
(bokong)
Leopoid II :
Kanan : teraba bagian kecil-kecil janin dan ada ruang-ruang kosong
(ekstremitas)
Kiri :
teraba 1 bagian panjang, datar, keras seperti papan dan ada tahanan (punggung)
Leopoid III : Terba
1 bagian bulat, keras, melenting dan sudah tidak bisa digoyangkan (kepala)
Leopoid IV :
Divergen (kepala sudah masuk PAP)
·
TFU :
31cm
·
Penurunan bagian bawah (perlimaan) : 3/5
·
Auskultasi :
DJJ : teratur
Frekuensi : 140 x/mennit
·
Px dalam :
Dinding vagina : tenang
Pembukaan servik : 4 cm
Posisi portio : UUK
Konsistensi : lunak, mendatar, tipis
Selaput ketuban : utuh (+)
Presentasi fetus : kepala
Titik penunjuk : belakang kepala, Posisi penunjuk : 03.00
Penurunan bagian
terendah : Hodge II
Masalah : cemas
Kebutuhan : atasi rasa cemas ibu
III.
IDENTIFIKASI
DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Tidak ada
IV.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU
KOLABORASI :
Tidak ada
V.
PERENCANAAN ASUHAN YANG MENYELURUH :
1.
Beritahu ibu hasil pemeriksaan
2.
Atasi rasa
cemas ibu
3.
Ajarkan ibu
mengenai teknik relaksasi
4.
Ajarkan ibu
mengenai posisi yang nyaman saat bersalin
5.
Ajarkan ibu
teknik pengurangan rasa nyeri
6.
Mempersiapkan
peralalatan persalinan
7.
Memantau
kemajuan persalinan
VI.
PELAKSANAAN :
Tanggal 23 Agustus 2013 pukul : 16.30 WIB
1.
Memberitahu ibu
tentang hasil pemeriksaan bahwa keadaan ibu dan janin dalam keadaan normal
Keadaan
umum : baik
Keadaan
emosional : stabil
Kesadaran :
composmentis
TTV : TD : 100/70 mmHg DJJ : 141 x/mnt
N :
80 x/mnt
R :
20 x/mnt
S :
36,5 0 C
2. Atasi rasa cemas ibu
Mengatasi
rasa cemas ibu dengan
·
Menhadirkan
pendamping persalinan secara terus menerus
·
Memberikan
dukungan kepeda ibu
·
Menginformasikan
hasil pemeriksaan pada ibu
·
Memberikan
makan dan minum diantara kontraksi / kontraksi sedang mereda
·
Memberikan
pijatan ganda pada pinggang ibu
3. Menganjurkan ibu mengenai teknik relaksasi dengan :
·
Menarik nafas
dalam-dalam melalui hidung dan keluarkan melalui mulut
·
Istirahat
diantara kontraksi
·
Anjurkan ibu
untuk makan dan minum pada saat his mereda
4. Anjurkan ibu mengenai posisi yang nyaman dalam
persalinan antara lain :
a. Duduk atau setengah duduk
Nyaman
bagi ibu dapat beristirahat diantara kontraksi
b. Merangkak
Baik
persalinan dengan punggung yang sakit dan minimalkan peregangan pada perineum
c. Berjongkok atau berdiri
Memperbeser
ukuran panggul : menambah 28% ruang
outietnya dan memperbesar dorongan untuk meneran
d. Berbaring miring kiri
Member
rasa santai bagi ibu yang letih dan member oksigenasi yang baik bagi bayi
5. Pengurangan rasa nyeri
Ajari ibu
teknik pengurangan rasa nyeri :
· Kehadiran pendamping yang terus menerus
· Perubahan posisi dan pergerakan
· Sentuhan dan masase
· Pijatan ganda pada panggul
· Penekanan pada lutut
· Kompres hangat dan kompres dingin
· Berendam, dan pengeluaran suara
· Music
6. Menyiapkan peralatan dan perlengkapan persalinan,
persiapan diri :
Peralatan : partus set, hacting set, alat resusitasi,
larutan chlorine, tempat sampah.
Perlengkapan
: baju ibu, baju bayi, pembalut, handuk, kain, popok, gurita dan selimut.
Persiapan
diri (penolong) : memakai celemek, memakai
alat perlindungan diri (APD)
7. Memantau kemajuan persalinan
-
Awasi : His, DJJ, TD, kontraksi, VT, nadi,
suhu, dan nafas
VII.
EVALUASI :
Tanggal : 23 Agustus 2013 pukul : 16.30 WIB
1.
Ibu mengetahui
keadaannya dan janinnya dalam keadaan baik
2.
Rasa cemas ibu
berkurang
3.
Ibu memilih
teknik relaksasi
4.
Ibu memilih
posisi yang nyaman saat persalinan
5.
Rasa nyeri ibu
berkurang
6.
Peralatan persalinan
sudah siap
7.
Memantau
kemajuan persalinan
KALA II
I.
PENGKAJIAN
DATA SUBYEKTIF :
·
Ibu mengatakan
ada dorongan ingin meneran
·
Ibu mengatakan
ada tekanan pada anus
DATA OBYEKTIF :
·
Keadaan umun : baik
·
Keadaan
emosional: stabil
·
Kedaran : compos mentis
·
TTV : TD :100/70 mmHg
N : 80 x/menit
R : 25 x/menit
S : 36,5 0 C
·
Inspeksi : (tanda dan gejala kala II)
§ Ada dorongan ingin meneran
§ Ada tekanan pada anus
§ Perineum menonjol
§ Vulva dan anus membuka
·
Pa;pasi uterus :
Leopoid I :
TFU : 3 jari dibawah px, teraba 1 bagian agak bulat, lunak, dan tidak melenting
(bokong)
Leopoid II :
Kanan : teraba bagian kecil-kecil janin dan ada ruang-ruang kosong
(ekstremitas)
Kiri : teraba 1 bagian panjang, datar
seperti papan, dan ada tahanan (punggung)
Leopoid II :
teraba 1 bagian bulat, keras, melenting dan sudah tidak dapat digoyangkan
(kepala)
Leopoid IV :
Divergen (kepala sudah masuk PAP)
·
TFU : 31cm
·
Auskultasi : DJJ (+) teratur, 141 x/menit
Px dalam :
Vt
lengkap : 10cm presentasi fetus : kepala
Posisi
portio : UUK titik
penunjuk : UUK, posisi
penunjuk jam 12
Selaput ketuban : (-) pecah penurunan bagian terendah : Hodge IV
II.
INTERPRESTASI
DATA
Diagnosa : Ny. S umur 22 tahun G1 P0
A0 AH0 umur kehamilan 40 minggu, janin tunggal hidup intrauterine, presentasi
kepala, inpartu kala II.
DATA SUBYEKTIF :
·
Ibu mengatakan
ada dorongan ingin meneran
·
Ibu mengatakan
ada tekanan pada anus
DATA OBYEKTIF :
·
Keadaan umun : baik
·
Keadaan
emosional: stabil
·
Kedaran : compos mentis
·
TTV : TD :100/70 mmHg
N : 80 x/menit
R : 25 x/menit
S : 36,5 0 C
·
Inspeksi : (tanda dan gejala kala II)
§ Ada dorongan ingin meneran
§ Ada tekanan pada anus
§ Perineum menonjol
§ Vulva dan anus membuka
·
Palpasi uterus :
Leopoid I :
TFU : 3 jari dibawah px, teraba 1 bagian agak bulat, lunak, dan tidak melenting
(bokong)
Leopoid II :
Kanan : teraba bagian kecil-kecil janin dan ada ruang-ruang kosong
(ekstremitas)
Kiri : teraba 1 bagian panjang, datar
seperti papan, dan ada tahanan (punggung)
Leopoid II :
teraba 1 bagian bulat, keras, melenting dan sudah tidak dapat digoyangkan
(kepala)
Leopoid IV :
Divergen (kepala sudah masuk PAP)
·
TFU : 31cm
·
Auskultasi
: DJJ (+) teratur, 141 x/menit
Px dalam :
Vt
lengkap : 10cm presentasi fetus : kepala
Posisi
portio : UUK titik penunjuk : UUK, posisi penunjuk jam 12
Selaput ketuban : (-) pecah penurunan bagian terendah : Hodge IV
Masalah : tidak ada
Kebutuhan : tidak ada
III.
IDENTIFIKASI
DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Tidak
ada
IV.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU
KOLABORASI
Tidak ada
V.
PERENCANAAN ASUHAN YANG MENYELURUH
1.
Beritahu ibu
tentang hasil pemeriksaan dan keadaannya
2.
Kenali tanda
dan gejala kala II
3.
Dekatkan alat
persalinan ke pasien dan cek kelengkapannya
4.
Pastikan
pembukaan sudah lengkap
5.
Membimbing ibu
untuk meneran
6.
Persiapan
pertolongan kelahiran bayi
7.
Penanganan BBL
8.
VI.
PELAKSANAAN
Tanggal : 23 Agustus 2013
Pukul : 19.00 WIB
Memberitahu ibu bahwa sekarang sudah lengkap, dan kondisi janin baik.
1. Mendengar, melihat dan memeriksa tanda dan gejala
kala II :
-
Ibu merasa ada
dorongan kuat untuk meneran .
-
Ibu merasa
regangan yang semakin meningkat pda rectum dan vagina.
-
Perineum Nampak
menonjol.
-
Vulva dan
spingter ani membuka.
2.
Mendekatkan
alat ke dekat pasien dan memastikan kelengkapan peralatan, bahan dan
obat-obatan.
3. Melakukan bimbingan meneran pada saat ibu merasa ada
dorongan kuat untuk meneran :
-
Bombing ibu
agar dapat meneran secara benar dan efektif.
-
Dukung dan beri
semangat pada saat meneran dan perbaiki cara meneran apabila caranya tidak
sesuai.
-
Bantu ibu
mengambil posisi yang nyaman sesuai pilihannya.
-
Anjurkan ibu
untuk beristirahat, dan beri makan dan minuman biantara kontraksi.
-
Anjurkan
keluarga memberi dukungan dan semangat ibu.
-
Menghadirkan
pendamping / suami pada saat proses persalinan.
-
Berikan cukup
asuhan per oral.
-
Anjurkan ibu
untuk berjalan, berjongkok atau mengambil posisi yang nyaman jika itu belum merasa ada
dorongan untuk meneran dalam 10 menit.
4. Pukul : 19.00 WIB
-
Melakukan
penatalaksanaan kelahiran bayi dan persalinan dipimpin.
-
Saat kepala
membuka vulva 5-6 cm meletakan handuk di atas perut ibu,,letakan 1/3 dibawah
bokong ibu, membuka partus set dan memakai sarung tangan.
-
Melindungi
perineum dengan satu tangan, tangan yang satunya diatas kepala bayi.
-
Saat kepala
bayi lahir, menganjurkan ibu untuk meneran dan mengambil nafas pendek-pendek, mengusap
mata, hidung, mulut, dan mengecek lilitan tali pusat.
-
Menunggu kepala
bayi putar paksi luar secara spontan, setelah kepala putar paksi luar,
meletakkan kedua tangan bayi dikedua pipi bayi lalu menarik kebawah untuk
melahirkan bahu anterior, keatas untuk melahirkan bahu posterior.
-
Setelah bayi
lahir, melahirkan bayi dengan teknik sangga susur.
5. Pukul : 19.15 WIB
Melakukan
penanganan BBL
-
Menilai bayi
(menangis spontan, warna kulit : kemerahan, tonus otot : baik, dan jenis
kelamin : perempuan).
-
Mengeringkan
bayi dengan handuk.
-
Mengganti
handuk basah dengan handuk kering.
-
Memberitahu ibu
bahwa akan disuntikan oksitosin 10 unit secara IM di 1/3 paha atas bagian
distal lateral 1 menit setelah bayi lahir.
-
Klem tali pusat
dengan jahitan tali pusat kira-kira 2,5 cm dari pangkal urut darah pada tali
pusat dengan satu tangan, melindungi bayi dari gunting.
-
Potong tali
pusat dengan kasa steril.
-
Mengganti kain
bayi dengan kain kering dan membedongnya.
-
Membeikan pada
ibu untuk segera disusui.
VII.
EVALUASI
Tanggal : 23 Agustus 2013
pukul : 19.00 WIB
1. ibu dan keluarga sudah
mengetahui keadaan ibu dan janin dalam keadaan baik saat ini.
2. Bidan mengenali tanda dan
gejala kala II.
3. Bidan sudah mendekatkan
alat persalinan ke pasien.
4. Bidan membimbing ibu untuk
meneran.
5. Bayi lahir spontan pukul 19.10 WIB, menangis kuat, warna
kemerahan, tonus otot baik, jenis kelamin perempuan, berat bayi 2800 gram,
panjang bayi 48 cm.
6. Bayi tampak hangat dan
sudah diberikan pada ibu.
KALA III
I.
PENGKAJIAN
DATA
SUBYEKTIF :
·
Ibu mengatakan
bayi sudah lahir pukul 19.10 WIB, PB = 48cm, BB = 2800 gram.
·
Ibu mengatakan
ari-ari belum lahir.
DATA
OBYEKTIF :
·
Plasenta belum lahir, TFU
setinggi pusat
·
KU : baik
·
Inspeksi : plasenta belum lahir, tali pusat menjulur
·
Palpasi : kontraksi baik
TFU : setnggi pusat
II.
INTERPRESTASI
DATA
Diagnosa : Ny. S umur 22 tahun P1 A0 AH1
inpartu kala III.
Data
dasar :
·
Ibu baru saja melahirkan anak yang pertama.
·
Ibu mengatakan bayi sudah lahir pukul 19.10 WIB, PB : 48 cm, BB : 2800
gram, Jenis Kelamin : Perempuan.
·
Ibu mengatakan ari-ari belum lahir.
Data obyektif :
·
KU : baik
·
Inspeksi : plasenta
belum lahir, tali pusat menjulur
·
Palpasi : kontraksi
baik
·
TFU : setinggi
pusat
III.
IDENTIFIKASI
DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Tidak
ada
IV.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU
KOLABORASI
Tidak ada
V.
PERENCANAAN ASUHAN YANG MENYELURUH
1.
Pastikan janin
tunggal.
2.
Lakukan
manajemen aktif kala III dengan peregangan tali pusat terkendali.
3.
Ajari masase
fundus uteri pada ibu.
4.
Observasi
perdarahan dan rabekan jalan lahir.
5.
Rawat tali
pusat pada BBL.
VI.
PELAKSANAAN
Tanggal 23 Agustus 2013
Pukul :
19.15 WIB
1. Memastikan bahwa janin ibu tunggal dengan
melakukan palpasi pada perut ibu.
2.
Melakukan
manajemen aktif kala III.
-
Melihat
tanda-tanda pelepasan plasenta yaitu kontraksi baik, uterus membulat, tali
pusat menjulur, dan ada semburan darah.
-
Saat uterus
berkontraksi, tangan kanan memegang tali pusat, sementara tangan kiri memegang
fundus kea rah dorso cranial.
-
Saat plasenta
terlepas, menarik tali pusat kearah bawah kemudian atas mengikuti kurve jalan
lahir, sambil meneruskan tekanan berlawanan kea rah uterus.
-
Saat plasenta
terlihat 2/2 dari vulva, memegang dengan dua tangan hati-hati memutar searah
jarum jam hingga selaput ketuban tersebut lepas.
-
Melakukan
masase uterus segera setelah plasenta dan selaput ketuban lahir, meletakan
tangan kanan di fundus dan melakukan masase dengan gerakan melingkar.
-
Memeriksa kedua
sisi plasenta baik yang menempel pada ibu janin selaput ketuban untuk
memastikan bahwa plasenta lengkap dan utuh, meletakan plasenta pada tempatnya.
3. Menganjurkan masase pada fundus uteri pada
ibu dengan menggunakan telapak tangan ibu untuk mengurangi rasa nyeri, dan
mencegah terjadinya perdarahan.
4. Mengobservasi perdarahan dan robekan jalan
lahir.
5.
Merawat tali
pusat BBL
-
Mencelupkan
kedua tangan yang memakai handscoon ke dalam larrutan chlorine.
-
Membilas dengan
air DTT dan mengeringkan dengan handuk bersih.
-
Mengambil
jepitan tali pusat dan menjepit tali pusat sekitar 1 cm dari pusat.
-
Menganjurkan
ibu untuk memulai pemberian ASI.
VII.
EVALUASI
Tanggal 23 Agustus 2013
pukul : 19.15 WIB
1. Hasil palpasi fundus uteri
yang dilakukan adalah janin yang dikandung ibu tunggal.
2. Penatalaksanaan manajemen
aktif kala III sudah dilakukan, hasilnya :
-
Plasenta sudah lahir jam 19.15 WIB, kotiledon lengkap
3.
Ibu sudah bias melakukan masase fundus uteri untuk mengurangi rasa nyeri
dan mencegah perdarahan.
4.
Perdarahan kurang lebih 300cc.
5.
Tali pusat sudah diputus dengan kasa steril untuk mencegah terjadinya
infeksi.
KALA IV
I.
PENGKAJIAN
DATA SUBYEKTIF :
·
Ibu mengatakan
lega bayinya sudah lahir tanggal 23 Agustus 2013 pukul 19.10 WIB, dangan jenis
kelamin perempuan, panjang bayi 48 cm, berat bayi 2800 gram.
·
Ibu mengatakan
lega ari-ari sudah lahir tanggal 23 Agustus 2013 pukul 19.15 WIB.
·
Ibu mengatakan
perutnya masih mulas.
DATA
OBYEKTIF :
·
KU : Baik
·
TTV : TD : 100/70 mmHg
N : 80 x/menit
R : 25 x/menit
S : 36,5 C
·
Inspeksi : - ada laserasi
- ada pengeluaran darah dalam batas normal kurang lebih 300cc.
·
Palpasi : kontraksi baik
·
TFU : 2 jari dibawah pusat
II.
INTERPRESTASI
DATA
Diagnosa : Ny. S umur 22 tahun P1 A0 AH1, inpartu kala
IV.
DATA SUBYEKTIF :
·
Ibu mengatakan
lega bayinya sudah lahir tanggal 23 Agustus 2013 pukul 19.10 WIB, dangan jenis
kelamin perempuan, panjang bayi 48 cm, berat bayi 2800 gram.
·
Ibu mengatakan
lega ari-ari sudah lahir tanggal 23 Agustus 2013 pukul 19.15 WIB.
·
Ibu mengatakan
perutnya masih mulas.
DATA
OBYEKTIF :
·
KU : Baik
·
TTV : TD : 100/70 mmHg
N : 80 x/menit
R : 25 x/menit
S : 36,5 C
·
Inspeksi : - ada laserasi
- ada pengeluaran darah dalam batas normal kurang lebih 300cc.
·
Palpasi : kontraksi baik
·
TFU : 2 jari dibawah pusat
Masalah : tidak ada
Kebutuhan : tidak ada
III.
IDENTIFIKASI
DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Tidak
ada
IV.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU
KOLABORASI
Tidak ada
V.
PERENCANAAN ASUHAN YANG MENYELURUH
1.
Observasi
kontraksi dan TFU.
2.
Tempatkan bayi
untuk melakukan kontak kulit dengan ibu.
3.
Lakukan
penimbangan dan pengukuran bayi.
4.
Memberikan
suntikan imunisasi Hepetitis B.
5.
Seka ibu.
6.
Evaluasi
kehilangan darah ibu.
7.
Observasi
keadaan ibu.
8.
Anjurkan ibu
untuk menyusui bayinya.
9.
Dekontaminasi
alat dan tempat.
10. Lengkapi partograf.
VI.
PELAKSANAAN
Tanggal 23 Agustus 2013
Pukul :
19.30 WIB
1. Ajarkan ibu dan keluarga cara melakukan
masase uterus dan menilai kontraksi.
2. Menempatkn bayi untuk melakukan kontak kulit dengan
ibu posisi tengkurap sehingga bayi menempel dengan baik pada dinding perut ibu,
melakukan IMD selama 30-60 menit.
3. Melakukan penimbangan dan pengukuran bayi.
4. Memberikan suntikan imunisasi Hepatitis B setelah 1
jam pemberian Vit K1 dipaha kanan anteralateral.
5. Melakukan
penilaian jumlah kehilangan jumlah darah ibu.
VII.
EVALUASI
Tanggal :23 Agustus 2013
pukul :19.45 WIB
1. Bayi melakukan kontraksi kulit dengan ibu
selama 1 jam.
2. Penimbangan dan pengukuran bayi sudah dilakukan.
Hasil
: PB :
48 cm
BB :
2800 gram
3.
Imunisasi
Hepatitis B sudah diberikan.
4. Kehilangan darah ibu dalam batas normal
kurang lebih 300cc.
No comments:
Post a Comment